Teknik Dasar Membaca Candle Stick Chart

10 Sep 2009

Sejarah Penggunaan Dan Pengertian Candle Stick Chart
Candlestick adalah cara termudah membaca grafik untuk memprediksi arah pasar. Teknik ini awalnya digunakan untuk menghitung perubahan harga beras pada awal abad 18 di Jepang dan masih digunakan sampai sekarang untuk menghitung fluktuasi harga forex. Bisa dibayangkan bagaimana ampuhnya grafik yang disebut "Magic Dari Timur" ini!
 
Ada dua jenis candlestick, yaitu pola Bullish (Pola naik—dinamakan seperti Banteng karena menanduk dimulai dari bawah ke atas) dan Bearish (Pola turun—dinamakan demikian karena Beruang mencengkeram musuhnya dari atas ke bawah). Perhatikan dua jenis pola di atas, sesuai gambar berikut ini :
Candlestick di sebelah kiri ini kosong/putih, menunjukkan Bullish, yang terbentuk apabila harga ditutup diatas harga pembukaan. Sedangkan candlestick di kanan terisi penuh (hitam) menunjukkan Bearish, terbentuk apabila harga ditutup dibawah harga pembukaan.
Teknik Dasar Membaca Candle Stick Chart
Berikut ini dasar-dasar pemahaman praktis mengenai candle stick chart yang perlu anda ketahui jika anda ingin menggunakan indikator ini sebagai tools analisa teknikal dalam kegiatan trading anda.
      Long White (Empty) Line Menunjukkan harga berada dalam kondisi Naik (Bullish).
      Long Black Line Menunjukkan harga berada dalam kondisi Turun (Bearish).
Hanging Man Pola ini menunjukkan Bearish jika terjadi setelah adanya kenaikan harga yang cukup tinggi.
Evening Star Pola ini menunjukkan Bearish yang cukup kuat, batang yang kecil (Star) mengindikasikan pembalikan dan batang hitam mengkonfirmasinya.
Morning Star Pola ini menunjukkan akan terjadinya kondisi Bullish, dimana batang yang kecil (Star) mengindikasikan pembalikan dan batang putih mengkonfirmasinya.
Doji Star Pola ini menunjukkan akan adanya pembalikan dan kami menyarankan untuk menunggu konfirmasi gerak selanjutnya.


Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy